Ketua TP PKK Jatim Arumi Bachsin Ajak Gencarkan Program SOTH dan Selantang Guna Tekan Angka Stunting

96 views
Ketua PKK Jawa Timur
Ketua TP PKK Jatim Arumi Bachsin Ajak Gencarkan Program SOTH dan Selantang Guna Tekan Angka Stunting (foto : ist)

Surabaya, hariansurabaya.com – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur
Arumi Bachsin Emil Dardak mengajak Ketua TP PKK Kab/Kota di Jatim untuk
menggencarkan program kerja Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) dan Sekolah Lansia
Tangguh (SELANTANG). Dengan harapan dapat menurunkan angka stunting di Jawa
Timur.

Bukan tanpa alasan, untuk mewujudkan Generasi Emas Indonesia pada tahun 2045
mendatang, Pemerintah pusat telah menetapkan target untuk menurunkan angka
stunting nasional di level 14% pada tahun 2024. Target tersebut, ditegaskan Ketua TP
PKK Arumi, tidak akan bisa tercapai tanpa ada sinergitas dan peran serta dari seluruh
Stakeholder .

“Walau kita masih pada angka 23,5%, namun saya optimis bahwa bersama-sama kita
bisa mencapai target 14% di 2024 mendatang. Dengan mengacu pada tren hasil positif
yang telah dicapai selama ini.” ungkap Ketua TP PKK Arumi Bachsin saat membuka
Pertemuan Advokasi dan KIE Promosi Pengasuhan 1000 HPK melalui Pembentukan
SOTH dan SELANTANG oleh Kantoer Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga
Berencana Nasional (BKKBN) Jatim di Hotel Grand Dafam Surabaya, Senin (24/10)
siang.

Oleh sebab itu, sebagai langkah konkret, Pemprov Jatim bersama BKKBN Kanwil Jatim
telah menginisiasi dua program serta Pilot Project nya yaitu SOTH dan SELANTANG di
tiga wilayah di Jawa Timur.

Lebih lanjut istri Wakil Gubernur Jatim tersebut mengaku optimis bahwa kedua program
tersebut bisa memberikan impact atau dampak yang signifikan terhadap penurunan
Stunting di Jatim.

“Melalui dua program tersebut, mereka (para peserta SOTH dan SELANTANG) bisa
merupakan Support System ataupun sebagai orang tua anak itu sendiri.” tutur Arumi.

Melalui dua program tersebut, diharapkan bisa menghasilkan orang tua-orang tua dan
Support System yang lebih aman dan cerdas bagi anak. Utamanya dalam 1.000 Hari
Pertama Kehidupan (HPK) sang anak.

Hal ini tidak lain adalah untuk meningkatkan Kualitas Hidup dan Sumber Daya Manusia
di Indonesia. Sehingga, secara tidak langsung, peningkatan kualitas pada 1.000 HPK
akan membantu mewujudkan Generasi Emas Indonesia pada 2045 mendatang.

“Jangan bosan-bosan nggeh bu, dengan topik ini. Secara berjenjang, TP PKK Pusat,
Provinsi hingga Kab/Kota akan terus menerus melakukan sosialisasi kaitannya Penurunan angka Stunting di Indonesia. Jadi apa yang kita investasikan kepada anak kita sekarang, akan menjadi modal dan bekal untuk Indonesia Generasi Emas nanti. Kalau Stuntingnya rendah maka kualitas hidup dan SDM Indonesia akan jauh lebih baik.”  pungkasnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jatim Maria
Ernawati serta jajaran Ketua TP PKK Kab/Kota seluruh Jawa Timur.(ac/ist)