Sosialisasikan Bahaya Narkoba

Sosialisasikan Bahaya Narkoba, Risma Jadi Guru Dadakan

Untuk mensosisalisasikan tentang bahaya narkoba pada generasi muda, Tri Rismaharini, walikota Surabaya kemarin Rabu (06/07) menjadi guru dadakan di SMP IPIEMS Surabaya.

Sosialisasikan Bahaya Narkoba

Foto: Liputan6

Seperti yang diketahui, beakangan peredaran narkoba kian santer terutama di kalangan anak muda. Hal ini yang menjadi momok bagi bangsa, jika generasi muda banyak yang terkena narkoba maka hancurlah negara ini.

“Kalau ada banyak anak muda kena narkoba, hancur negara ini. Karena anak mudanya tidak akan bisa berpikir maju. Bahkan bila kecanduan, yang dipikir bagaimana mendapatkan narkoba. Kalau enggak punya uang, bisa menjurus tindakan kriminal,” ujar Risma kepada siswa-siswa.

Selama kurang lebih satu jam, Risma membeberkan tentang bagaimana bahaya narkoba bagi generasi muda, dampak buruknya menonton tayangan-tayangan yang tidak layak untuk anak-anak, serta mendorong anak agar terus berprestasi meskipun dia berada di keluarga yang kurang mampu.

“Kalian bisa menghindari bila punya prinsip. Kalau ada teman ngajak, kalian bilang enggak mau. Jangan takut dibilang enggak gaul. Memangnya kalian mau gaul, tapi ditangkap polisi karena narkoba. Justru narkoba itu bukan kemajuan, tapi kemunduran,” kata Risma.

Risma mengakui kalau generasi muda pada jaman milenial ini, mempunyai godaan yang sangat besar untuk dapat terjerumus pada pemakaian narkoba. Dari pergaulan, kemajuan teknologi, hingga kemudahan akses untuk mendapatkan obat-obatan terlarang tersebut.

Alih-alih menjadi pemakai narkoba, Risma memotivasi anak-anak muda Surabaya agar mau lebih semangat belajar dan punya keinginan kuat untuk berhasil.

“Ibu tidak ingin kelak kalian kalah, kalian harus jadi pemenang. Kalau mau jadi pemenang, harus dimulai sekarang. Pemkot Surabaya punya banyak beasiswa. Kalau kalian pandai dan berhasil, beasiswa akan mendatangi kalian,” ujar Wali Kota yang juga gemar membaca ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *