Jarang dijamah, Madura Jadi Obyek Lukisan

277 views

SURABAYA – Beberapa waktu lalu, salah satu pelukis asal Surabaya, Hamid Nabhan sempat berkunjung ke Madura dalam upaya mencari obyek yang pas untuk dijadikan lukisan. Akhirnya, ia menemukan kota Camplung-Sampang sebagai obyek yang pas untuk dijadikan obyek lukisannya.

Disana ia seharian melakukan penelitian dan membuat beberapa lukisan. Beberapa sudut pun ia foto untuk dijadikan angle lukisan impres-nya. Menurutnya, Madura merupakan wilayah yang belum banyak dijamah para seniman. Selain itu, Maduran sangat bagus terkait viewnya. “Jadi sekalian bisa mengangkat obyek wisata yang ada diwilayah tersebut,” tutur Hamid.

Waktu yang pas buat melukis adalah pukul 09.00 – 10.00 pagi dan pukul 12.00 – 13.00 siang. Menurutnya jam tersebut akan mendapatkan warna-warna yang menarik, karena Ada degradasi warna dijam tersebut. Sehingga membuat lukisan lebih bagus dalam hal pewarnaan.

“Karena memang impres membutuhkan cahaya, dan jam tersebut ada cahaya yang terang dan lukisan impres ini tidak bisa bertabrakan dengan matahari,” terangnya.

Sekitar 50 lukisan nantinya yang akan ia buat, 2 diantaranya sudah dilukis didepan obyek atau dilokasi. Lukisan tersebut rencananya akan dipamerkan pada tahun mendatang. Hamid berencana melakukan pameran tunggal, memamerkan karya lukisnya beserta buku yang sudah ia tulis.

Hamid bercerita, jika telah menemukan obyek lokasi yang bagus seperti di Camplong, segera ia mencari angle untuk difoto. Foto tersebut nantinya dijadikan bahan contoh untuk lukisannya. Ia juga melakukan ON The Spot supaya menghasilkan lukisan yang tampak nyata.

“Selanjutnya lukisan yang belum jadi saya selesaikan distudio lukis. Untuk satu lukisan membutuhkan waktu 1 jam bahkan satu hari. Tergantung mood dan tingkat kesulitannya. Kali ini saya membuat bingkai lukisan tidak terlalu besar. Ukurannya sekitar 30×40 cm,” jelasnya.

Ia berharap, dengan di eksposnya Madura, menjadikan wilayah ini lebih dikenal para seniman. “Karena yang saya kunjungi hanya sebagian kecil saja. Masih banyak yang bagus di Madura ini,” tutupnya. (indra)