Quarter Final Medspin 2018, Dihadiri 150 Tim

255 views

SURABAYA – International Medical Science and Application Competition for High School Students (MEDSPIN) 2018 telah memasuki babak perempat final. Sebanyak 150 tim yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia dan Internasional telah datang ke Surabaya (16/11) dan menginap di Asrama Haji Sukolilo. Sebanyak 4 tim diantaranya berasal dari Malaysia dan Thailand.

Acara dibuka dengan sambutan dari M. Abdurrahman Rasyid A.S., selaku ketua onaitia. Sambutan dilanjutkan dengan oleh ketua BEM KM FK Unair, Prima Ardiansah Surya dan dosen pembimbing, Dr. Gadis Meinarsari, dr., M.Kes. Pembukaan babak quarter final diresmikan dengan pemukulan gong oleh Dr. Gadis Meinarsari serta  Perwakilan dari Dinas Kesehatan bidang Sumber Daya Kesehatan, drg. Bisukma K, M.Kes. Kemudian dilanjutkan penampilan Opening Act dari panitia MEDSPIN 2018 berupa drama tarian yang mengangkat tema “Anti Diabetes” yang juga merupakan tema utama dari Medspin 2018 ini.

Di tempat terpisah, juga diselenggarakan seminar guru yang dibawakan oleh Dr. Sri Umijati, dr., MS dengan tema “Early Prevention of Diabetes Mellitus”. Selanjutnya, para ketua tim yang telah menghadiri technical meeting, kembali berkumpul bersama timnya untuk mengikuti rally babak perempat final. Para peserta mencari pos-pos yang telah tersebar di seluruh Universitas tersebut. Pos-pos yang tersebar terdiri dari pos easy, medium, hard dengan masing-masing pos menguji mata pelajaran Fisika, Kimia dan Biologi.

Terdapat pula pos games dan medis yang menguji keterampilan dan pengetahuan peserta mengenai dunia medis. Para peserta diwajibkan untuk mengunjungi 15 pos dan 1 pos tambahan yaitu pos dokumentasi.

Acara kemudian dilanjutkan dengan School of Medical Heroes 1. materi yang disampaikan adalah tentang Pelatihan Kegawat-Daruratan Medis Dasar. Basic Life Support atau Pertolongan Pertama Gawat Darurat merupakan kompetensi dasar yang harus dimiliki setiap orang. Selain materi tersebut, para peserta juga diberikan materi tentang keterampilan medik dasar yaitu reflek.

Salah satu siswa SMAN 1 Payakumbuh, Padang yang ikut acara tersebut yakni Rania mengatakan, dirinya mengikuti Medspin ini karena ingin mencari pengalaman dan persiapan untuk SBMPTN.

“Pelaksanaan medspin ini bagus, seru, gak ngebosenin karena panitianya mengajak kita untuk mengetahui lebih lanjut tentang Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Babak rally quarter final gampang-gampang susah, capek juga karna lari-lari tapi setiap pos itu punya kesan tersendiri,” tuturnya.

Dari 150 tim, akan diambil 50 tim untuk maju ke babak semifinal. Dan untuk peserta yang tidak lolos ke babak selanjutnya akan diarahkan untuk mengikuti Welcome To FK (WTF), terdapat 2 destinasi pada WTF ini yaitu Museum FK dan Ruang Praktikum Anatomi.

Peserta yang lolos babak semifinal akan mengerjakan soal teori dan praktikum. Soal teori adalah soal esai bertema yang terdiri dari 10 soal yang masing – masing soal mempunyai satu subsoal biologi, satu subsoal fisika dan satu subsoal kimia. Sementara itu soal praktikum terdiri dari 25 soal anatomi dan 25 soal histologi. Nantinya akan diambil 15 tim dengan nilai tertinggi untuk maju ke babak final, Minggu (18/11). (indra)