Perluas Kepesertaan, BPJS Ketenagakerjaan Jatim Rekrut 700 Perisai

SURABAYA – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kanwil Jatim menargetkan merekrut 700 orang Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai). Perekrutan tersebut untuk menjaring peserta informal dan perusahaan mikro kecil.

Dodo Suharto, Deputi Direktur Wilayah Jatim mengatakan, agen perisai merupakan inovasi BPJS Ketenagakerjaan untuk memperluas cakupan kepesertaan dan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Program ini untuk menjaga kesinambungan iuran dari Pekerja Informal atau Bukan Penerima Upah (BPU) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Para perisai memanfaatkan teknologi informasi berbasis digital untuk kemudahan operasional, dengan menggunakan smartphone dalam mengakuisisi peserta dan kinerjanya terpantau real time oleh BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Dodo, Senin (1/4).

Ditambahkannya, pencapaian kepesertaan Perisai hingga Desember 2018 sebanyak 365 agen Perisai yang terdaftar dengan pencapaian kepesertaan sebanyak 2.718 badan usaha, 21.693 tenaga kerja PU, 35.976 tenaga kerja BPU.

Sedangkan triwulan I/2019 sebanyak 323 agen Perisai akuisisi sebanyak 540 badan usaha, 6.129 tenaga kerja PU dan 7.795 tenaga kerja BPU.

“Program Perisai ini memiliki prospek yang baik dalam mempercepat peningkatan kepesertaan jaminan sossial ketenagakerjaan, khususnya sektor informal dan perusahaan mikro kecil. Selain itu keberadaan perisai juga menjalankan fungsi sosialisasi, edukasi dan konsultasi kepada masyarakat yang belum terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan akan pentingnya perlindungan diri dari risiko sosial dan ekonomi yang dapat terjadi dimana saja dan kapan saja,” tegasnya.

Jadi, lanjutnya, agen Perisai sebelum diterjunkan ke lapangan diberikan edukasi dan pelatihan. “Perisai juga akan mendapatkan insentif dari akumulasi kepesertaan dan iuran yang berhasil diakuisisi”, pungkas Dodo. (AC)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Harian Surabaya @2018, All right reserved