
hariansurabaya.com | SURABAYA – Stephanie Thalia Go, Miss Teen Icon International Indonesia 2026, menggelar konferensi pers di The Atrium Ballroom, The Southern Hotel Surabaya, Minggu (1/11). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan perjalanan Stephanie serta menyampaikan dukungan dan harapan dalam langkahnya menuju panggung Miss Teen Icon International 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Stephanie didampingi oleh Vino Asa’ad selaku CEO Krown Creative Enterprise, Rajesh Ansyari selaku Coach Manohara Beauty Camp, serta Ibu Susan, ibunda Stephanie. Dr. Cicilia Rita Juliana Martin, SKM., MM., Sekretaris BRIN Provinsi Jawa Timur, turut hadir untuk memberikan dukungan kepada Stephanie.
Miss Teen Icon International mengusung visi pemberdayaan remaja perempuan agar tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, berbakat, dan mampu menjadi teladan yang menginspirasi. Edisi 2026 menjadi babak baru bagi ajang tersebut karena Indonesia menjadi tuan rumah setelah dua edisi sebelumnya diselenggarakan di Kamboja. Penyelenggaraan di Indonesia juga menjadi kesempatan untuk merayakan keragaman budaya, membangun persahabatan lintas negara, serta memperkenalkan potensi Indonesia kepada komunitas internasional.
Dalam jawaban tertulis yang disampaikan kepada Vino, Mr. Vichet selaku Chairman Miss Teen Icon International menyampaikan bahwa dirinya melihat potensi dan pesona ikonik dalam diri Stephanie, serta meyakini Stephanie dapat bersinar di panggung internasional.
Chairman juga menyebutkan bahwa Stephanie berpeluang mendapat kesempatan untuk berakting dalam film produksi Mediaload apabila menampilkan performa yang baik. Kesempatan tersebut merupakan peluang yang bergantung pada performa, bukan pengumuman kontrak atau proyek film yang telah ditetapkan.
“Saya bersyukur atas dukungan Chairman. Bagi saya, dukungan itu menjadi semangat untuk mempersiapkan diri dengan disiplin, mengembangkan talenta, dan menjaga sikap. Saya ingin memberikan kemampuan terbaik serta membawa Indonesia dengan penuh tanggung jawab.”
Sebagai National Director Indonesia, Vino Asa’ad menempatkan pembinaan Stephanie pada penguatan kualitas komunikasi, pengembangan talenta, kedisiplinan, serta kemampuan membawa nama Indonesia dengan penuh tanggung jawab. Dukungan dari keluarga, tim pembinaan, dan para pihak yang hadir diharapkan menjadi energi positif bagi Stephanie dalam menjalani setiap tahapan persiapan.
Melalui konferensi pers ini, Stephanie juga mengajak masyarakat untuk mengikuti perjalanannya dan memberikan dukungan positif. Partisipasi publik diharapkan dapat menambah semangat sekaligus memperkenalkan semangat generasi muda Indonesia yang percaya diri, berbudaya, dan terbuka terhadap persahabatan internasional. (ist)









