Didan – Drummer Keren Arek Surabaya dengan Segudang Prestasi

1,081 views

hariansurabaya.com | SURABAYA – Namanya memang belum begitu akrab di telinga masyarakat. Tapi di kota Surabaya, nama Sadidan atau Didan sudah cukup dikenal di dunia musik atau hiburan terutama komunitas drummer. Dia salah satu drummer yang cukup diperhitungkan tidak hanya karena jam terbang yang sudah tinggi, tapi juga karena banyaknya prestasi yang sudah dia torehkan.

Tapi akhir-akhir ini, Didan yang punya nama lengkap Adlillah Akmal Sadidan ini cukup banyak menghiasi media sosial bukan karena prestasi yang dia miliki. Namanya banyak dikait-kaitkan dengan Salma Salsabil – pemenang pertama Indonesia Idol 2023 yang katanya adalah “mantan” pacarnya. Seperti banyak disebut oleh netizen di pemberitaan, bahwa Didan adalah masa lalu dari Salma.

Ketika hariansurabaya.com mengkonfirmasi hal tersebut, dari pihak orang tua ataupun Didan pribadi tidak mau terlalu terbuka untuk menjelaskan. Tapi kami mengamati bahwa hubungan antara kedua keluarga sangat baik dan akrab. Dibuktikan dengan selalu hadirnya keluarga lengkap Didan setiap Salma tampil di panggung Indonesian Idol. Dari awal sampai Grand Final dimana Salma dinobatkan sebagai juara.

Keluarga Didan turut mendukung Salma di Grand Final Indonesia Idol 2023
Keluarga Didan turut mendukung Salma di Grand Final Indonesia Idol 2023

Keluarga maupun Didan tidak mau ambil pusing masalah berita-berita yang beredar ataupun gosip yang dihembuskan oleh netizen. Mereka akan tetap menjaga silaturahmi dengan keluarga Salma serta mendukung apapun karir yang dipilih oleh Salma.

Diluar itu semua, rasanya mengorek kehidupan pribadi Didan tidak kalah menarik. Dan nantinya diharapkan bisa memberi motivasi kepada generasi muda yang ingin berkecimpung di dunia musik. Baik yang memilih berkarir di Surabaya ataupun yang berencana melebarkan sayap ke Jakarta.

Ketika ditanya mulai kapan tertarik alat musik drum. Didan mengaku sudah suka dengan alat musik drum sejak kecil, saat dia sekolah di TK. Tapi lupa tepatnya umur berapa.

“Awalnya papa ingin melihat gerak gerik motorik saya pada saat saya kecil. Kemudian dicobalah dengan mendengarkan alunan musik. Dan papa saya menyadari bahwa saya ketika di dengarkan alunan musik, tangan saya itu ikut mukul-mukul benda yang ada di sekelilingnya.” jelas Didan.

Lanjut Didan, contoh ada box sepatu itu pasti akan dia pukuli kalo denger alunan musik. Dan papanya menyadari bahwa pukulannya yang spontan pada waktu itu selalu on tempo sama alunan musiknya. Akhirnya papanya berpikir bahwa Didan cocok menggunakan alat musik pukul salah satunya drum.

Dengan postur yang tinggi dan tampan, nggak heran kalau sosok Didan banyak dikagumi kaum hawa. Karena selain nge-drum, Didan juga punya banyak hobi yang masih rutin dilakukan. Antara lain weightlifting, sepak bola, badminton dan basket. Berikut adalah prestasi yang pernah diraihnya :

– Best Drummer Diknas Surabaya tahun 2016
– Best Drummer Festival Musik Univ. Brawijaya Malang se-Jawa Timur tahun 2018
– Best Drummer Festival Musik Bupati Tulungagung se -Jawa Timur tahun 2019
– Best Drummer Festival Musik Univ. Negeri Jakarta Tingkat Nasional tahun 2020

Selanjutnya, putra sulung dari Dwi Tavip Novianto dan Diah Litasari ini ingin mencoba peruntungan di ibu kota. Karena sebenarnya sudah lama teman-temannya yang bermukim di ibu kota menawari kesempatan untuk mengisi beberapa cafe atau minta bantuan kalau ada drummer yang absen. Tapi Didan masih berat meninggalkan Surabaya yang sudah memberikan banyak kesempatan serta kesibukan.(ac)