PHMI Gelar Lomba Karya Tulis Jurnalistik Bertema ‘Surabaya Tourism Hidden Gems’

19 views
Kebun Binatang Surabaya (foto : ist)
Kebun Binatang Surabaya (foto : ist)

hariansurabaya.com | SURABAYA – Panitia Lomba tulis karya jurnalistik bertema ‘Surabaya Tourism Hidden Gems’ mengumumkan penundaan masa pengiriman naskah hasil liputan hingga 14 Februari 2024.

Penundaan itu dilakukan karena dari hasil evaluasi, ternyata ada kesalahpahaman para awak media terkait penyelenggaraan lomba yang digagas Perhimpunan Hotel dan Media Indonesia (PHMI) tersebut.

Yovinus Guntur, Ketua Panitia Lomba Karya Jurnalistik ini menegaskan bahwa lomba yang diadakan dalam rangkaian peringatan HUT ke-9 PHMI ini terbuka untuk semua media. “Tak hanya mereka yang tergabung dalam organisasi PHMI,” paparnya.

Namun pria yang akrab disapa Yovi ini menyatakan, lomba yang baru pertama kalinya diadakan PHMI ini hanya untuk jurnalis media cetak dan online.

“Untuk saat ini, kami memang menggelar lomba bagi jurnalis di media cetak dan online. Sedang untuk teman-teman jurnalis televisi dan radio, akan ada saatnya nanti,” ujarnya.
Yovi juga menekankan, fokus tulisan tidak harus tentang objek wisata kebendaan dan bernuansa sejarah. “Misal tentang Monkase (Monumen Kapal Selam) atau Tugu Pahlawan. Bahkan tentang kuliner hits pun bisa,” paparnya.

Intinya, lanjut Yovi, tulisan tersebut diharapkan jadi magnet bagi masyarakat –terutama mereka yang dari luar Surabaya—untuk datang ke Kota Pahlawan ini.

Di sisi lain, kata Yovi, tentu melalui lomba ini potensi kepariwisataan di Kota Surabaya ini diharapkan makin dikenal lebih luas lagi. “Banyak objek wisata baru dihadirkan Pemkot Surabaya di bawah kepemimpinan Eri Cahyadi yang bisa jadi belum banyak diketahui publik,” tutur Yovi yang juga Pemimpin Redaksi superradio.id ini.

Menurut Yovi, ada beberapa syarat untuk bisa mengikuti lomba ini. Diantaranya adalah tulisan bukan hasil plagiarisme dan belum pernah dipublikasikan di media lain.

“Naskah adalah bentuk artikel panjang antara 500-800 kata. Pengumpulan naskah diterima panitia paling akhir tanggal 14 Februari 2024, pukul 23.59 WIB,” imbuhnya.

Total hadiah untuk pemenang adalah Rp 5 juta plus voucher menginap di Pulau Dewata. Juri akan memilih 10 finalis terbaik yang karyanya akan dijadikan buku dan akan diterbitkan bertepatan dengan Hari Jadi Kota Surabaya, 31 Mei 2024.

Selanjutnya, panitia akan memilih tiga karya terbaik untuk bersaing mendapatkan hadiah utama. “Untuk lebih lengkapnya, bisa dilihat di Instagram @phmi.official,” ungkap Yovi.

Sementara itu Arief Rahman, Ketua Umum DPP PHMI berharap antusiasme jurnalis yang melakukan peliputan di kota Pahlawan ikut dalam lomba ini.

“Selain mengenalkan wisata Surabaya, lomba ini sekaligus bisa meningkatkan kapasitas jurnalis dalam penulisan,”pungkasnya.(ac)