Delapan Siswa Lotus Art Courses Lolos Finalis International Youth Art Festival UNESCO di Kazakhstan

Delapan Siswa Lotus Art Courses Lolos Finalis International Youth Art Festival UNESCO di Kazakhstan (foto : ist)

hariansurabaya.com | SURABAYA — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa-siswi Lotus Art Courses di kancah internasional. Delapan siswa berhasil terpilih sebagai Finalists dalam ajang The International Youth Art Festival UNESCO – The Planet of Art, Kazakhstan 2026.

Kedelapan siswa tersebut adalah A Kayla P Sudarma, Difaniska Lasmana, Aisyah Azkadina A.A, Louisa M Kusuma, G Ashlyn Hariyanto, Gwyneth Michaela, Madeleine L Tongku, dan Yovita Michaela P.

Prestasi ini menjadi semakin istimewa karena karya mereka berhasil masuk dalam jajaran 382 karya terpilih dari 50 negara. Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa karya seni anak Indonesia mampu mendapatkan apresiasi dalam sebuah festival seni bertaraf internasional.

Piagam penghargaan bagi para siswa diserahkan di Lotus Art Space, Jalan Embong Tanjung No. 24, Surabaya, Minggu (13/9/2026) pukul 10.00 WIB. Penyerahan piagam dilakukan langsung oleh Founder Lotus Art Courses, Putu Mahendra.

Putu Mahendra mengaku bangga melihat para siswa mampu membawa nama Indonesia melalui karya seni mereka.

“Kami tentu sangat bangga. Anak-anak ini tidak hanya berhasil menjadi bagian dari sebuah ajang internasional, tetapi karya mereka juga mendapatkan kesempatan untuk berdampingan dengan karya dari 50 negara. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi perkembangan mereka sebagai seniman muda,” ujar Putu Mahendra.

Menurutnya, pencapaian tersebut tidak semata-mata diukur dari penghargaan yang diterima. Lebih dari itu, keikutsertaan dalam ajang internasional dapat membuka wawasan anak-anak bahwa kreativitas mereka memiliki ruang untuk diapresiasi hingga tingkat dunia.

“Kami ingin anak-anak berani bermimpi lebih besar. Jangan pernah merasa bahwa karya mereka hanya bisa dilihat di lingkungan sendiri. Ketika diberikan kesempatan dan terus berproses, karya anak-anak Indonesia juga mampu berbicara di level dunia,” katanya.

Putu berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi delapan siswa tersebut maupun siswa Lotus Art Courses lainnya untuk terus berkarya, bereksplorasi dan mempertahankan keberanian dalam mengekspresikan ide melalui seni.

Keberhasilan delapan siswa ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Lotus Art Courses dalam memberikan pengalaman dan kesempatan kepada siswa untuk mengikuti berbagai program serta kompetisi seni di tingkat nasional maupun internasional.

Dari Surabaya, karya anak-anak Lotus Art Courses kembali membawa cerita tentang kreativitas Indonesia ke panggung dunia. (ist)