
hariansurabaya.com | SURABAYA – Bank Indonesia (Bl) bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali menyelenggarakan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) tahun 2026, sebagar wujud nyata komitmen dalam menjaga kedaulatan NKRI melalui penyediaan uang Rupiah layak edar di wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (37).
Kegiatan ini secara resmi ditandai dengan pelepasan Kapal Repubhk Indonesia (KR) Makassar590 di Koarmadal II, Surabaya. Acara kick-off ERB 2026 mi dihadiri oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky P. Gozali secara daring; Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, A.Ks., M.A.P.; Wakil Asisten Operasi KSAL Laksamana Pertama TNI Mochammad Riza, S.E, M.Tr.Opsla, CRMP.; Kepala Staf Komando Armada II Laksamana Pertama TNI Agam Endrasomo; Kepala Departemen Pengelolaan Uang, M. Anwar Bashori; Kepala Perwakilan Bl Provmnsi Jawa Timur, Ibrahim; Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Timur, Pimpinan Satuan Kerja BI di Kantor Pusat maupun Kantor Perwakilan; perwakilan perbankan di Jawa Timur serta mitra strategis lainnya.
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky P. Gozah menyampaikan bahwa sesuar amanat UUD 1945, UU Bank Indonesia dan UU Mata Uang, Bank Indonesia (BI) merupakan satu-satunya lembaga yang diberikan tugas dan wewenang untuk mengeluarkan dan mengedarkan uang Rupiah, yang juga merupakan simbol kedaulatan negara.
Bank Indonesia ditugaskan untuk memastikan uang Rupiah layak edar senantiasa tersedia memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah NKRI, dalam jumlah yang cukup dan pecahan yang sesual.
Ricky menambahkan bahwa dalam pelaksanaamnya, BI menghadapi sejumlah tantangan yang tidak ringan antara lain kondisi geografis Indonesia yang terdiri atas ribuan pulau dan keterbatasan mfrastruktur menyebabkan tidak semua wilayah dapat dijangkau secara optimal serta berbatasan dengan 11 negara tetangga.
Pada wilayah mi, kerap ditemukan mata uang asing selain Ruplah sebagar alat pembayaran di wilayah perbatasan, yang berpotensi mengganggu kedaulatan mata uang nasional.
Oleh karenanya, sinergi antara BI dengan TNI AL terus diperkuat. Dari sisi hankam, TNI AL adalah garda terdepan untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan laut NKRI. Sementara, dari sisi ekonomi, BI berperan menjaga kedaulatan Rupiah sebagal simbol negara. Rupiah wajib dijaga, dihormati, dirawat dan dibanggakan oleh seluruh masyarakat Indonesia.
“BI dan TNI AL adalah saudara dengan garis tangan yang sama, yaitu menjaga kedaulatan bangsa”, ujar Ricky.
Sejak tahun 2012 sampai dengan 2025, ERB telah menjangkau 565 pulau melalui 1 10 kegiatan kas keliling. Tahun 2025 mencatat capalan 18 kegiatan ERB, menjangkau 91 pulau dengan total nilai penukaran uang mencapal Rp154,4 miliar.
Selain kegiatan penukaran uang, dalam ERB juga dilakukan edukasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah, layanan kesehatan, bantuan sosial serta program bela negara oleh TNI AL. Ricky menambahkan bahwa inisiatif kerja sama antara BI dan TNI AL dalam ERB ini pernah diganjar penghargaan internasional pada Annual Central Banking Award 2024 di Inggris.
“Hal ini sangat sulit direplikasi oleh negara lain, Luar Biasa !!!”, sambung Ricky.
Pada tahun 2026 ini, ekspedisi ERB akan diperluas baik dari jangkauan wilayah maupun program kegiatan. Frekuensi kegiatan ditingkatkan menjadi 19 provinsi dengan target jangkauan 97 pulau 3T.
Selain itu, terdapat 4 provinsi yang akan melakukan ERB secara mandiri dengan jangkauan 18 pulau 3T. Sebagai pembuka kegiatan ERB 2026 akan dilakukan peluncuran (kick-o0off) yang ditandai dengan pelepasan perdana ERB 2026 di Provinsi Jawa Timur.
Kegiatan ERB di wilayah Jawa Timur 2026 akan berlangsung pada tanggal 23 s.d. 29 April 2026, dengan menyasar lima pulau, yakni Bawean, Sapeken, Masalembu, Kangean, dan Sakala dengan menggunakan KRI Makassar-590.
Bl akan terus memperluas jangkauan pelayanan kas dan memperkuat literasi masyarakat tentang Rupiah melalui sinergi yang inklusif dan berkelanjutan dengan seluruh mitra strategis. Upaya ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun Indonesia Maju hingga ke pelosok negeri. (ist)













