
hariansurabaya.com | SURABAYA – JW Marriott Surabaya kembali menghadirkan Flavors Beyond Borders melalui kolaborasi kuliner terbaru bersama JW Marriott Hotel Beijing Central. Dalam kitchen takeover bertajuk Imperial Feast, JW Marriott Surabaya dengan bangga menghadirkan pengalaman kuliner istimewa melalui kehadiran Chef Wind Bai (Bai Yufeng 白雨峰) sebagai guest chef di Tang Palace Chinese Restaurant, JW Marriott Surabaya, pada 8 hingga 21 Juni 2026.
Selama 14 hari, Chef Bai akan mempersembahkan pilihan menu à la carte eksklusif yang menggambarkan kekayaan cita rasa kuliner khas Beijing — mulai dari hidangan istana kekaisaran hingga sajian autentik khas kawasan hutong. Pengalaman ini dirancang untuk mengajak para tamu menikmati setiap momen melalui perjalanan rasa yang mendalam.
Dedikasi pada Tradisi dan Inovasi
Chef Wind Bai dikenal dengan sentuhan kuliner yang memadukan cita rasa tradisi klasik dan teknik modern. Sebagai chef di JW Marriott Hotel Beijing Central, ia memiliki keahlian unik dalam menghadirkan keaslian rasa dengan sentuhan kontemporer yang elegan. Meski demikian, akar kuliner Chef Bai tetap berfokus pada masakan Tiongkok Utara, khususnya kuliner khas Beijing yang kaya rasa, hangat, dan sarat makna budaya.
“Masakan Beijing bukan sekadar soal rasa, tetapi tentang memori dan koneksi. Setiap hidangan membawa cerita tentang kota ini — musim, masyarakat, dan kebahagiaan dalam berbagi makanan. Merupakan kehormatan bagi saya untuk membawa pengalaman ini ke Surabaya,” ujar Chef Bai.
Cita Rasa Khas Beijing
Dalam kolaborasi ini, Chef Bai menghadirkan sejumlah hidangan signature yang merepresentasikan esensi kuliner Beijing, mulai dari Hand-made Beijing Dumplings yang telah menjadi simbol kebersamaan dan keberuntungan selama lebih dari 1.800 tahun, hingga Zha Jiang Mian atau mi saus khas Beijing yang dimasak perlahan dan dikenal luas sebagai sajian comfort food sehari-hari.
Tidak ketinggalan, Empire Cabbage Salad (Qianlong Cabbage) yang menyajikan kesegaran dengan cita rasa ringan terinspirasi dari legenda kekaisaran, serta Sweet & Sour Fish with Pine Nuts (Squirrel Fish), hidangan ikonis dari era Dinasti Qing dengan tampilan dramatis dan perpaduan rasa yang seimbang. Setiap hidangan dirancang untuk menghadirkan harmoni rasa sekaligus mencerminkan filosofi kesejahteraan holistik yang menutrisi tubuh, pikiran, dan jiwa.
Lebih dari Sekadar Pengalaman Bersantap
Bagi para tamu, sajian ini tidak hanya menghadirkan kelezatan, tetapi juga membuka wawasan terhadap budaya Beijing yang kaya akan tradisi dan cerita. Dari dumpling klasik yang menjadi simbol kebersamaan hingga hidangan ikan yang disajikan secara teatrikal, setiap menu menawarkan pengalaman kuliner yang berkesan. (acs)














