
hariansurabaya.com | SURABAYA – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Jawa secara resmi meresmikan Kantin Transit Area Mirah yaitu sebuah kawasan kantin terpadu yang berlokasi di Jalan Prapat Kurung Utara, Surabaya, Kamis (30/7).
Kawasan yang sebelumnya merupakan gedung ex Dinas Gangguan Listrik tersebut kini diubah dan ditata menjadi pusat kuliner yang strategis bagi para pedagang kaki lima (PKL) sekaligus ruang singgah yang nyaman bagi pengguna jasa pelabuhan.
Peresmian dilakukan secara simbolis ditandai dengan unveiling logo dan pemotongan tumpeng oleh Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak Surabaya, Executive Director 3 Regional 3 PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Sub Regional Head Jawa Regional 3 PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak serta Ketua Paguyuban PKL Prapat Kurung.
Acara ini menjadi momen penting dalam upaya penataan kawasan Pelabuhan Tanjung Perak agar semakin tertib, bersih, aman, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat yang beraktivitas di kawasan pelabuhan.
Kantin Transit Area Mirah dibangun sebagai solusi bagi para pedagang kaki lima yang sebelumnya berjualan di sepanjang Jalan Prapat Kurung sehingga menyebabkan kepadatan lalu lintas akibat kurang tertatanya kawasan di area tersebut.
Hal ini tidak hanya memberikan wadah usaha yang lebih layak bagi para pedagang tetapi juga mendukung penataan kawasan pelabuhan sehingga lebih rapi, bersih, dan asri.
Selain itu fasilitas ini juga menjadi tempat yang nyaman bagi pengguna jasa kepelabuhanan maupun masyarakat yang membutuhkan lokasi untuk makan, beristirahat, maupun beribadah.
Dengan luas bangunan sekitar 2.000 meter persegi, Kantin Transit Area Mirah memiliki 9 lot tenant utama ditambah dengan 20 gerobak/ lapak yang siap digunakan oleh para pelaku usaha. Kawasan ini juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung antara lain seperti musholla, wastafel, kipas angin, toilet, Wi-Fi gratis, serta area parkir sehingga mampu memberikan kenyamanan bagi pengunjung maupun para pedagang.
Sub Regional Head Jawa Regional 3 PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Purwanto Wahyu Widodo mengatakan bahwa pembangunan Kantin Transit Area Mirah merupakan bagian dari komitmen Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa dalam menciptakan kawasan pelabuhan yang tertata sekaligus mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kantin Transit Area Mirah merupakan wujud komitmen Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa dalam menghadirkan kawasan pelabuhan yang lebih tertib, nyaman, dan strategis. Kami tidak hanya melakukan penataan kawasan tetapi juga memberikan ruang usaha yang lebih layak bagi para pedagang kaki lima agar dapat berkembang secara berkelanjutan. Harapan kami kawasan Pelabuhan Tanjung Perak semakin rapi, bersih, nyaman, dan tidak lagi terdapat PKL liar di sepanjang Jalan Prapat Kurung”, ungkapnya.
Di sisi lain Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak Surabaya, Agustinus Maun, ST., MT dalam sambutannya mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya Kantin Transit Area Mirah sebagai bagian dari peningkatan kualitas kawasan pelabuhan.
“Kami menyambut baik hadirnya Kantin Transit Area Mirah sebagai hasil kolaborasi berbagai pihak dalam menciptakan kawasan pelabuhan yang lebih tertib dan nyaman. Penataan ini tidak hanya meningkatkan estetika kawasan, tetapi juga mendukung kelancaran aktivitas kepelabuhanan, keselamatan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para pedagang yang kini memiliki tempat usaha yang lebih representative”, pungkasnya.
Proses pembangunan Kantin Transit Area Mirah melibatkan kolaborasi berbagai pihak diantaranya Polres Pelabuhan Tanjung Perak yang turut memberikan dukungan dalam proses penertiban pedagang. Sehingga penataan kawasan dapat berjalan dengan baik serta Pelindo Grup (Pelindo Multi Terminal & Pelindo Terminal Petikemas Surabaya) dan beberapa divisi internal Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa seperti divisi Teknik, Properti, HSSE dan Humas turut berkontribusi dalam proses perencanaan hingga pelaksanaan peresmian pembangunan.
Ketua Paguyuban PKL Prapat Kurung, Parman, juga turut menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan kepada para pedagang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa dan seluruh pihak yang telah memberikan tempat usaha yang lebih baik bagi kami. Kini kami dapat berjualan dengan lebih nyaman, tertib, dan memiliki fasilitas yang memadai. Semoga Kantin Transit Area Mirah dapat membawa manfaat bagi para pedagang, pengguna jasa pelabuhan, dan masyarakat luas”, katanya.
Melalui peresmian Kantin Transit Area Mirah, Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa bersama seluruh pihak terkait berharap kawasan Pelabuhan Tanjung Perak dapat semakin tertata, bersih, nyaman, dan mendukung kelancaran aktivitas kepelabuhanan, sekaligus menjadi contoh sinergi antara pengembangan kawasan dengan pemberdayaan masyarakat. (ist)














