Momentum Hari Pelanggan Nasional, PLN Perkuat Budaya K3 Menuju Zero Harm Zero Loss

Momentum Hari Pelanggan Nasional, PLN Perkuat Budaya K3 Menuju Zero Harm Zero Loss (foto : ist)

hariansurabaya.com | SURABAYA – Memaknai momentum Hari Pelanggan Nasional, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai fondasi dalam menjaga keandalan jaringan dan menghadirkan layanan kelistrikan yang aman serta berkualitas bagi pelanggan.

Komitmen mewujudkan Zero Harm Zero Loss tersebut dilakukan melalui peningkatan kesiapan personel dan peralatan, penguatan disiplin keselamatan kerja, serta pemantauan dan pemeliharaan jaringan secara konsisten guna memastikan pasokan listrik tetap andal.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Eric Rossi Priyo Nugroho, mengatakan penerapan K3 dan keandalan jaringan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi pelanggan.

“PLN terus berkomitmen memastikan seluruh aktivitas operasional dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan, didukung kesiapan personel, peralatan, dan jaringan yang andal. Dengan budaya K3 yang kuat, kami ingin memastikan setiap pekerjaan dapat dilaksanakan secara aman dan efektif sehingga kontinuitas pasokan listrik bagi pelanggan tetap terjaga,” ujar Eric.

Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui pendampingan implementasi K3 di Kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sidoarjo, Senin (31/8). Kegiatan yang diikuti puluhan peserta tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan penerapan K3 berjalan secara konsisten di seluruh lini operasional.

Pendampingan difokuskan pada penguatan penerapan standar K3, peningkatan kesadaran terhadap potensi bahaya dan risiko pekerjaan, serta evaluasi pelaksanaan keselamatan kerja di lapangan. Melalui langkah tersebut, PLN UID Jawa Timur terus mendorong disiplin dan pengelolaan risiko yang lebih efektif sebagai upaya mewujudkan Zero Harm Zero Loss, sekaligus menjaga keandalan operasional dan keberlanjutan layanan kelistrikan.

Penguatan kesiapan operasional juga dilakukan PLN UP3 Surabaya Selatan melalui apel peralatan yang digelar di Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ngagel, Rabu (2/9). Kegiatan tersebut melibatkan 93 petugas yang terdiri atas Petugas Pelayanan Teknik (Yantek), Billman, Petugas Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL), serta Petugas Ganti Meter.

Dalam kegiatan tersebut, PLN melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kelayakan peralatan kerja, material pendukung, kendaraan operasional, hingga Alat Pelindung Diri (APD). Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan petugas dalam merespons kebutuhan pelanggan maupun potensi gangguan kelistrikan secara cepat, tepat, dan tetap mengedepankan aspek keselamatan.

Sementara itu, PLN UP3 Surabaya Barat turut memperkuat implementasi K3 melalui pendampingan Tim Health, Safety, Security and Environment (HSSE) PLN Pusat. Pendampingan mencakup penerapan prosedur kerja aman, identifikasi potensi bahaya, pengendalian risiko pekerjaan, serta peningkatan kepatuhan terhadap standar K3.

Melalui prinsip Safety First, PLN UID Jawa Timur menempatkan keselamatan sebagai pertimbangan utama dalam setiap aktivitas operasional. Penerapan budaya K3 yang konsisten tidak hanya ditujukan untuk meminimalkan potensi kecelakaan kerja, tetapi juga memastikan setiap pekerjaan dapat dilaksanakan secara aman dan tepat sehingga keandalan layanan kelistrikan bagi pelanggan tetap terjaga. (ist)