Baru Dilaunching, Transportasi Online Gobackae Diserbu Pelamar

529 views
(try/hariansurabaya.com)

SURABAYA – Respon yang luar biasa. Belum lama dilaunching, aplikasi ojek online Gobackae, produk asli ‘Arek Suroboyo’ sudah mendapat respon positif dari warga Kota Surabaya dan sekitarnya. Terbukti sebanyak 947 mitra driver sudah dipastikan bergabung

Hal tersebut diungkapkan Manager Marketing PT Gobacku Terang Bersinar, Yayuk Sri Wahyuningsih sekaligus pengelola Gobackae saat ‘Kopdar Lintas Komunitas’ dalam rangka HUT Kemerdekaan ke-73 RI di BG Junction Mall, Surabaya, Minggu (19/8).

Bahkan sampai saat ini, lanjut Yayuk, para mitra driver dari berbagai wilayah masih terus berdatangan untuk bergabung. “Mereka antusias ingin bergabung, karena produk kami asli milik anak negeri dan tidak mudah menerapkan sanksi (suspen),” ujarnya.

Diakui Yayuk, keberadaan Gobackae cepat memasyarakat, karena pihaknya aktif mensosialisasikan ke komunitas yang ada di Surabaya. Salah satunya dalam forum Kopdar Lintas Komunitas yang juga dihadiri calon anggota legislatif salah satu caleg Partai Perindo di Bubutan Surabaya.

“Bahkan seiring permintaan masyarakat, dalam waktu dekat kami juga akan meluncurkan layanan baru, yakni ‘Go Muat’. Sebuah layanan khusus armada mobil box yang disediakan untuk melayani jasa pengiriman barang,” kata Yayuk lagi.

‘Go Muat’, lanjut Yayuk, bakal banyak dimanfaatkan oleh komunitas usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Surabaya. “Gobackae diharapkan bakal ikut berperan memajukan UMKM yang memiliki keterbatasan sarana angkutan,” tuturnya.

Sementara dari total 947 mitra driver yang bernaung di bawah Gobackae, 200 mitra beroperasi untuk roda empat. Dan sisanya merupakan driver ojek online roda dua.

Pengelola aplikasi Gobackae menetapkan tarif angkutan Rp 4.000 perkilo meter untuk kendaraan roda dua dan Rp 2.000 perkilo meter untuk roda dua. Sesuai ketentuan, mereka hanya diperkenankan melayani jasa angkutan hingga radius 35 kilometer.

Para mitra Gobackae baru akan dikenai sanksi suspen kalau mereka terlibat kasus kriminal. “Sanksi keras juga berlaku bagi mitra yang bermain-main dengan narkoba,” pungkas Yayuk yang juga ketua LSM anti narkoba GMDM Kota Surabaya didampingi Direktur Operasional Gobackae sekaligus Sekretaris GMDM Jatim Siswanto.

Sementara dalam silaturahmi GMDM DPW Kota Surabaya, Gobeckae dan Ojek Online serta Komunitas. Juga ada perfomance Line Dance Srikandi GMDM, sosialisasi P4GN, ngobrol bareng driver dan manajemen Gobeckae, paparan Top Up dan program BNI, paparan program Kecelakaan Kerja dan Resiko Kematian dari BPJS Ketenagakerjaan serta sharing bareng penyelenggara transportasi online.

“Monggo yang hadir dan belum memiliki kartu Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan, kami akan berikan subsidi selama 1 bulan untuk program pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) atau informal,” imbuh Siswanto. (try)