Gelar Cooking Class, Santika Hotel Pandegiling Asah Kemampuan Anak Sejak Dini

140 views
berita surabaya terbaru tentang Gelar Cooking Class, Santika Hotel Pandegiling Asah Kemampuan Anak Sejak Dini

HARIAN SURABAYA | SURABAYA – Banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengasah tumbuh kembang dan kemampuan anak terutama pada usia dini. Seperti yang dilakukan oleh salah satu hotel berbintang di Surabaya, yakni Hotel Santika Pandegiling menggelar event membuat kue bersama siswa siswi TK Permai Surabaya dan PG Permai untuk memberikan semacam keahlian serta pengalaman bagaimana cara membuat kue.

Sebanyak 21 siswa PG dan 36 siswa TK turut serta dalam kegiatan tersebut. Dibagi menjadi 2 sesi yakni sesi pertama untuk siswa PG,  sekitar 1 jam lebih. Sementara pada sesi kedua siswa TK membuat Donat. Dipandu oleh beberapa chef yang membuat adonan, menggoreng dan membakar kue.

Sales Manager Hotel Santika Pandigiling, Heru Budiyanto mengatakan, pihaknya baru pertama kali mengelar event seperti ini. Yaitu memasak untuk melatih kemampuan para siswa PG dan TK.

Lebih jauh Heru mengatakan untuk kedepan kegiatan seperti ini akan berlanjut dengan menyasar sekolah yang ada ektra kulikuler kuliner.

“Kita mencoba bekerjasama untuk pelatihan memasak ini. Semacam kuliah terbuka sekaligus praktek. Selain itu, setiap peserta akan mendapat sertifikat nantinya,” kata Heru.

Ia juga menambahkan, target yang ingin dicapai adalah untuk memperkenalkan masakan dari Hotel Santika yang dikenal sebagai hotel dengan menu masakan nusantaranya yang enak dan banyak disukai pengunjung.

Sementara itu Executive Chef Hotel Santika Pandigiling, Ervin Triana menjelaskan untuk siswa PG akan membuat menu butter cookies. Bahan yang diperlukan yakni butter, gula halus dan tepung.

“Untuk membuat butter cookies ini semua bahan di mixer sampai membentuk adonan lalu dibagi bagikan untuk peserta, nah mereka tinggal mencetaknya sesuai kreasi masing masing untuk kemudian di oven sehingga menjadi cookies,” terang Ervin.

Sementara untuk kategori siswa TK adalah membuat donat. Seluruh adonan dibuat oleh chef seperti pada proses kegiatan siswa PG. Namun setelah donat sudah matang, tinggal diberi topping rasa seperti oreo, meses, dan juga bisa topping lainnya sesuai selera peserta.

Lebih lanjut Ervin mengatakan kegiatan ini bertujuan mengedukasi anak anak sejak usia dini, mengenalkan pada mereka tentang bahan bahan mentah untuk kemudian diolah menjadi bahan jadi untuk dijadikan bahan olahan makanan. (indra)