
hariansurabaya.com | SURABAYA – Kejuaraan Karate Piala Kapolda Jawa Timur dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 resmi ditutup, Minggu 21 Juni 2026.
Pertandingan yang digelar selama dua hari, 20-21 Juni 2026 di GOR Basket Unesa Surabaya ditutup oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Jawa Timur, Komisaris Besar Polisi (KBP) Muhammad Kurniawan.
Ajang olahraga bela diri yang melibatkan 742 atlet terdiri dari 437 putra 324 putri ini berasal dari 39 kontingen yang berasal dari berbagai Polres maupun Polresta yang ada di wilayah Polda Jawa Timur.
Dalam Kejuaraan Karate Piala Kapolda Jawa Timur ini, menurut AKBP Mustijat Priyambodo, Polrestabes Surabaya tampil sebagai juara umum dengan total raihan 28 medali.
“Polrestabes Surabaya meraih 11 medali emas, 11 medali perak dan 6 perunggu,” terang AKBP Mustijat Priyambodo, Ketua Panitia Pelaksana.
Di posisi kedua ada Polresta Sidoarjo dengan raihan 9 medali emas, 9 perak, dan 13 medali perunggu. Disusul Polres Jombang di peringkat ketiga dengan capaian 9 medali emas, 8 perak, dan 8 perunggu.
Untuk atlet dengan kategori Kata Putra terbaik diraih oleh Ezar Rachmad Haidar dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Cheisya Aurelia Kristanto dari Polres Kediri dinobatkan sebagai Kata Putri terbaik, Benclaus Keano Tuhepary asal Polrestabes Surabaya peraih kategori Pra Pemula – Pemula Putra Terbaik dan Ni Putu Ayu Alika Putri dari Polres Jember peraih Pra Pemula – Pemula Putri.
Kemudian peraih Kadet Putra terbaik digondol oleh Reihan Ezza Pratama dari Polres Jember, Kadet Putri Terbaik diraih Kinanty Marsa Putri Priadi dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak.
“Untuk kategori Junior Putra diraih oleh Bentristan Nathaniel Kenzie Tuhepary dari Polrestabes Surabaya, Junior Putri Terbaik dibawa pulang oleh Regina Rizky Baidillah asal Polresta Malang, dan Dito Fikri Wafianto dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak peraih under 21 Polri Putra terbaik,” papar AKBP Mustijat Priyambodo.
Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Jatim ini mengaku lega karena Kejuaraan Karate Piala Kapolda Jawa Timur berjalan dengan lancar dan telah menemukan bibit-bibit atlet baru.
“Para juara sudah muncul, talenta mereka telah masuk dalam catatan panitia sehingga kedepan pembinaan atlet harus terus dilakukan,” terang Mustijat, Minggu, 21 Juni 2026.
Patut diketahui, Kejuaraan Karate Piala Kapolda Jawa Timur selain digelar dalam rangka Hari Bhayangkara juga sebagai sarana evaluasi dan tolak ukur pembinaan Cabor Karate di tingkat Polres maupun Polresta.
Harapannya, karate yang terintegrasi dengan pelibatan seluruh komponen pendukung mampu menciptakan pelatih – pelatih yang handal dan mampu menciptakan atlet berprestasi baik tingkat Nasional maupun Internasional.
Olahraga karate memberikan kontribusi positif dalam membina dan mengembangkan kecerdasan, intelektual, fisik, mental, dan spiritual pada kalangan generasi muda.(ist)













