
hariansurabaya.com | SURABAYA – Semangat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dirayakan dengan penuh warna melalui kegiatan “Warna-Warni Kemerdekaan” yang diselenggarakan oleh Crown Prince Hotel Surabaya, Senin (17/8). Mengusung konsep kompetisi mewarnai terbuka, kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memperkenalkan nilai-nilai cinta tanah air sejak usia dini.
Kompetisi diikuti oleh 30 peserta, yang terbagi dalam dua kategori usia, yaitu 15 anak tingkat Taman Kanak-Kanak (4–6 tahun) dan 15 anak tingkat Sekolah Dasar (7–11 tahun). Seluruh peserta diberikan kesempatan untuk mengembangkan kreativitas melalui dua ilustrasi yang menampilkan maskot Crown Prince Hotel, Ciphy, dengan nuansa semangat kemerdekaan.
Dalam ilustrasi pertama, Ciphy digambarkan sedang memegang bendera Merah Putih, menjadi representasi sederhana mengenai keberanian, kebanggaan, dan rasa cinta terhadap Indonesia. Sementara pada ilustrasi lainnya, Ciphy digambarkan memeluk gedung Crown Prince Hotel, yang dimaknai sebagai simbol rasa memiliki, mencintai, serta melindungi tempat yang menjadi bagian dari lingkungan dan kehidupan bersama.
Pemilihan kedua ilustrasi tersebut tidak sekadar menjadi objek untuk diwarnai, tetapi membawa pesan tentang bagaimana nilai nasionalisme dapat diperkenalkan melalui sesuatu yang dekat dengan dunia anak.
Ciphy yang memegang Merah Putih merepresentasikan kecintaan terhadap tanah air, sementara Ciphy yang memeluk Crown Prince Hotel menggambarkan rasa memiliki dan keinginan untuk menjaga serta melindungi apa yang dicintai. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat tumbuh menjadi bagian dari karakter generasi muda Indonesia, bahwa nasionalisme tidak selalu harus diwujudkan melalui hal-hal besar, tetapi dapat dimulai dari keberanian mencintai, menghargai, dan menjaga lingkungan di sekitarnya.
Tidak hanya menjadi ajang perlombaan, kegiatan ini juga menghadirkan suasana kebersamaan antara anak dan orang tua di tengah momen peringatan kemerdekaan. Antusiasme peserta terlihat sejak awal acara hingga proses penjurian, di mana setiap karya memiliki karakter dan interpretasi warna yang berbeda.
Salah satu dewan juri, Didik Irwanto, Food & Beverage Manager Crown Prince Hotel Surabaya, mengatakan bahwa kompetisi ini bukan semata mencari pemenang, melainkan memberikan ruang bagi anak-anak untuk berani berkarya dan percaya diri.
“Setiap gambar yang dihasilkan memiliki cerita dan karakter masing-masing. Kreativitas anak tidak dapat diseragamkan, sehingga kami menilai bagaimana mereka berani mengekspresikan ide melalui warna. Yang menarik, melalui sosok Ciphy dan Merah Putih, anak-anak juga diperkenalkan pada makna mencintai dan menjaga sesuatu yang mereka anggap berharga,” ujar Didik.
Sementara itu, Theo, Public Relations Crown Prince Hotel Surabaya yang turut memandu jalannya acara sebagai moderator, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya hotel dalam menghadirkan aktivitas yang dekat dengan keluarga sekaligus memiliki pesan yang relevan dengan momentum kemerdekaan.
“Kami ingin nasionalisme hadir dalam bentuk yang sederhana dan dekat dengan dunia anak. Ciphy yang memegang Merah Putih dan Ciphy yang memeluk Crown Prince Hotel memiliki pesan tentang mencintai dan melindungi. Harapannya, nilai sederhana tersebut dapat menjadi fondasi bagi generasi muda untuk memahami bahwa mencintai Indonesia juga berarti menjaga apa yang ada di sekeliling mereka,” ungkap Theo.
Kemeriahan acara juga dipandu oleh dua mahasiswa magang yang bertugas sebagai pembawa acara. Zulfikri Habibi, mahasiswa magang dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN), mengaku bangga dapat terlibat dalam kegiatan yang mempertemukan masyarakat dengan dunia perhotelan melalui aktivitas yang positif.
“Menjadi MC dalam acara ini memberikan pengalaman yang sangat berharga. Melihat semangat anak-anak dan dukungan dari para orang tua menjadi energi tersendiri bagi kami untuk menghadirkan suasana yang meriah dan menyenangkan,” kata Zulfikri.
Hal senada disampaikan oleh Cantika, mahasiswa magang dari Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS), yang menilai kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga dalam membangun kemampuan komunikasi sekaligus terlibat langsung dalam kegiatan yang membawa pesan positif bagi anak-anak.
“Saya merasa senang dapat menjadi bagian dari acara yang penuh keceriaan ini. Melihat anak-anak memberikan warna pada Ciphy dengan kreativitas mereka menunjukkan bahwa setiap orang memiliki cara sendiri untuk mengekspresikan rasa cinta dan kebanggaan. Bagi saya, pengalaman ini juga menjadi pembelajaran untuk terus menciptakan kegiatan yang berkesan bagi masyarakat,” ujar Cantika.
Melalui Warna-Warni Kemerdekaan, Crown Prince Hotel Surabaya berharap peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan nilai nasionalisme dengan cara yang menyenangkan dan relevan bagi generasi muda.
Dari selembar gambar, sapuan warna, hingga sosok Ciphy yang menggenggam Merah Putih dan memeluk gedung hotel, terselip pesan bahwa rasa cinta terhadap Indonesia dapat dimulai dari hal sederhana: mencintai, menghargai dan melindungi apa yang menjadi bagian dari kehidupan kita.(adv)











