Prof. Dr. Njo Anastasia, S.E., M.T : “Masa Sih Generasi Muda Sulit Punya Rumah Sendiri?”

65 views
Prof. Dr. Njo Anastasia, S.E., M.T, Guru Besar dalam bidang ilmu Manajemen Keuangan PCU (foto : ist)
Prof. Dr. Njo Anastasia, S.E., M.T, Guru Besar dalam bidang ilmu Manajemen Keuangan PCU (foto : ist)

hariansurabaya.com | SURABAYA – Awal tahun 2024, PCU (Petra Christian University) menambah empat Guru Besar dari dua Fakultas yang berbeda yaitu Faculty of Industrial Technology dan School of Business and Management.

Redaksi akan menampilkan profile mereka dalam bentuk Kisah Inspiratif berikut ini. Profile kedua adalah Prof. Dr. Njo Anastasia, S.E., M.T.

Bergabung di PCU sejak tahun 2000, dosen di Finance & Investment Program, SBM tersebut mendalami manajemen keuangan perusahaan, keuangan personal serta topik-topik properti.

“Saya sebenarnya sejak SMA sangat suka dengan bangunan dan desain, ya seperti Arsitektur. Maka akhirnya saya mengambil kuliah ekonomi di UK Petra sebab memiliki konsentrasi real estate sebagai angkatan pertama. “Rasa cinta pada obyek-obyek real estate yang unik membuat saya berusaha mendalami keuangan real estate baik secara corporate maupun personal,” tambah Anastasia yang juga merupakan Kepala Laboratorium Perancangan dan Produk Keuangan SBM PCU.

Maka tak heran jika topik penelitian Guru Besar dalam bidang ilmu Manajemen Keuangan ini lebih banyak ke arah bahasan properti, khususnya perilaku orang dalam membeli properti termasuk para generasi muda baik itu generasi millenial maupun generasi Z.

Pilihan investasi pada pasar real estate yang paling umum adalah rumah atau apartemen. Tetapi apakah mungkin generasi muda memiliki rumah? “Segala sesuatu mungkin. Asal buatlah perencanaan keuangan anda sedini mungkin untuk dapat mendapatkan rumah impianmu,” kata Profesor yang mengambil program master di Civil Engineering PCU dengan spesifikasi Property Management ini.

Dosen yang juga menjadi penilai publik dan bergabung pada MAPPI (Masyarakat Profesi Penilai Indonesia) mengatakan perencanaan ini penting meski dimulai dari hal yang sederhana. “Misalnya mulai menulis luas bangunannya, lokasi dan lain-lain, maka penting untuk memahami nilai obyek tersebut. Oleh sebab itu jika mulai berpikir untuk investasi maka lakukan diversifikasi portfolio sedini mungkin dengan menyesuaikan gaya hidup untuk mencapai tujuan,” ungkap Profesor berkaca mata itu.

Meraih gelar Guru Besar melalui SK yang ditandatangani Mendikbudristek tertanggal 23 Oktober 2023 ini mengatakan bahwa ilmu properti memiliki beberapa disiplin ilmu salah satunya perilaku keuangan. Misal berhubungan pengambilan keputusan, maka pelaku cenderung berpikir secara rasional namun keputusan yang diambil bisa menjadi tidak rasional. Pada titik atau kondisi tertentu, orang tersebut bisa menjadi irasional saat akan membeli property,” katanya.

Tak pernah membayangkan bisa mendapatkan jabatan fungsional tertinggi bagi seorang dosen, Anastasia yang telah menghasilkan lima buku mulai mengumpulkan berkas-berkas yang diperlukan sejak tahun 2018 tetapi belum diurusnya sebab ia masih sibuk mengerjakan penelitian. Beliau sempat berhenti karena merasa putus asa dengan aturan yang berubah dan lelah karena masih harus bolak balik melengkapi dokumen-dokumen yang kurang.

“Tetapi kemudian saya berpikir, ini sudah setengah jalan. Alias sudah terlanjur kecemplung ya sudah saya lanjutkan saja. Jadi pesan saya, bersabarlah dan telaten saja untuk menjalani prosesnya, semua akan indah pada waktunya,” tutup Prof. Anastasia.(ac)