hariansurabaya.com | SURABAYA – Memasuki usia perak dalam industri material interior, Lantekayu secara resmi membuka show unit dan Experience Gallery terbarunya melalui acara bertajuk “Lantekayu 25 Years, One New Home” yang digelar di kawasan Citraland Surabaya.
Mengusung konsep experience-driven retail, galeri ini dihadirkan bukan sekadar sebagai ruang pamer konvensional, melainkan sebuah wadah interaksi hidup yang memadukan keindahan desain ruang dengan gaya hidup modern.
Acara peresmian ini menjadi magnet bagi komunitas desain melalui kehadiran eksibisi mini berkonsep pop-up space design.
Ruang-ruang ini dirancang secara khusus untuk menonjolkan nuansa alami yang hangat, memberikan pengalaman sensorik langsung yang menyentuh panca indera pengunjung.
Tak tanggung-tanggung, Lantekayu menggandeng deretan arsitek terkurasi untuk mengeksplorasi konsep arsitektur di galeri ini, mulai dari Paulus Setyabudi, Endramukti Design, Archiplus, Agung Soejanto Architects, Otto Architecture, Aer Design Studio, Hermawan Dasmanto, Das Quadrat, hingga Spasi Architects.
Ferry Rudianto Handoko, Founder & CEO Lantekayu, menegaskan bahwa galeri ini adalah bentuk evolusi brand dalam merespons kebutuhan pasar yang semakin mengapresiasi kualitas.
“Perjalanan 25 tahun Lantekayu bukan sekadar tentang pertumbuhan bisnis, melainkan dedikasi kami dalam memahami bagaimana sebuah ruang dapat memengaruhi kualitas hidup penghuninya. Melalui Experience Gallery ini, kami ingin memberikan standar baru di mana pengunjung tidak lagi hanya melihat produk, tapi merasakan langsung cerita dan proses di balik setiap material yang kami hadirkan,” ungkapnya.
Kemeriahan acara semakin lengkap dengan hadirnya Daniel Mananta sebagai tamu spesial.
Sosok yang dikenal dengan kreativitasnya ini berbagi perspektif mengenai pentingnya kualitas material dan perhatian terhadap detail dalam membangun suasana hunian yang autentik.
Menurut Daniel, pemilihan elemen interior yang tepat adalah kunci dalam menciptakan rumah yang mampu mencerminkan karakter dan nilai dari pemiliknya.
Lebih dari sekadar fungsi display, Experience Gallery ini dirancang sebagai ruang yang dinamis.
Di sini, pengunjung diajak untuk menyelami cerita, proses kreatif, serta nilai-nilai dasar yang menjadi landasan setiap material dan desain yang ditampilkan.
Untuk memperkuat pengalaman tersebut, Lantekayu berkolaborasi dengan Blue Doors melalui aktivitas interaktif seperti Manual brew experience, Matcha making experience, hingga Espresso experience yang dibawakan langsung oleh Rendy D. Nugraha dan Angelica.
Kolaborasi strategis ini menegaskan posisi Lantekayu sebagai brand yang mengedepankan kualitas material dan desain ruang yang relevan dengan gaya hidup urban masa kini.
Dengan peresmian ini, Lantekayu Experience Gallery kini hadir sebagai titik temu bagi para profesional seperti arsitek dan desainer interior untuk berkumpul, bereksplorasi, dan melahirkan inovasi hunian yang lebih berkualitas di masa depan. (ist)













