Semangat R.A. Kartini Hidup dalam Keberagaman: PHRI Kota Malang Gelar Halal Bihalal Bernuansa Adat di Atria Hotel Malang

Pakaian Adat Nampak Beraneka Ragam di Acara Halal Bihalal (foto : ist)

hariansurabaya.com | MALANG – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang menggelar acara Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan pembagian bingkisan bagi anggota PHRI.

Kegiatan ini berlangsung hangat dan penuh makna di Atria Hotel Malang. Mengusung konsep keberagaman budaya Indonesia, seluruh tamu dan pengurus hadir mengenakan busana adat dari berbagai daerah.

Ketua PHRI Kota Malang, Agoes Basoeki, S.H., S.ST.Par tampil elegan dengan balutan pakaian khas Jawa Timuran yang mencerminkan kearifan lokal dan nilai-nilai luhur budaya daerah.

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan, “Hari Kartini bukan hanya tentang emansipasi, tetapi juga tentang bagaimana kita menjaga identitas budaya di tengah perkembangan industri. Melalui momentum ini, kami ingin menunjukkan bahwa dunia perhotelan tetap menjunjung tinggi nilai budaya sebagai bagian dari pelayanan yang berkelas.”

Turut hadir pengurus PHRI Kota Malang, Ratna Dwi Rachmawati, selaku General Manager Hotel Aria Gajayana, yang mengenakan busana unik dengan sentuhan aksara Jawa sebagai simbol filosofi kearifan dan literasi budaya.

“Kartini mengajarkan kita untuk terus berkembang tanpa melupakan akar budaya. Dalam industri hospitality, hal ini tercermin melalui pelayanan yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki sentuhan lokal yang autentik.”

Sementara itu, General Manager Atria Hotel Malang, Ibnu Darmawan, tampil memukau dengan balutan busana adat Lampung yang sarat makna keberanian dan kehormatan.

“Keberagaman adalah kekuatan utama dalam industri perhotelan. Semangat Kartini menginspirasi kami untuk terus menghadirkan pelayanan yang inklusif, hangat, dan berkelas bagi setiap tamu, tanpa memandang latar belakang.”

Mengusung filosofi Hari Kartini dalam perspektif hotelier, perayaan ini menjadi simbol bahwa industri perhotelan tidak hanya berfokus pada layanan, tetapi juga sebagai ruang representasi budaya, pemberdayaan, dan kesetaraan. Kartini menjadi inspirasi bagi para pelaku hospitality untuk terus berinovasi, memberikan pelayanan terbaik, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman dan keindahan budaya Indonesia.

Sebagai tuan rumah, Atria Hotel Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pengalaman yang tidak hanya nyaman, tetapi juga berkesan melalui sentuhan budaya dan pelayanan berkelas.

Didukung fasilitas MICE yang lengkap, Atria Hotel Malang menyediakan berbagai pilihan venue mulai dari ruang meeting eksklusif berkapasitas 20 hingga 60 orang hingga ballroom megah yang mampu menampung hingga 1.500 orang.

Dengan layanan profesional dan fleksibilitas kebutuhan acara, Atria Hotel Malang menjadi solusi ideal untuk berbagai kegiatan korporasi, sosial, maupun perayaan berskala besar di Kota Malang.

Menambahkan hal tersebut, Eto selaku Marketing Communication Manager Atria Hotel Malang menyampaikan, “Ruangan Meeting dan Ballroom kami dirancang untuk menghadirkan pengalaman event yang tidak hanya megah secara kapasitas, tetapi juga berkelas dalam pelayanan. Dengan fleksibilitas setup dan dukungan tim profesional, Atria Hotel Malang siap menjadi partner utama untuk berbagai kebutuhan MICE, mulai dari corporate meeting hingga perayaan berskala besar.”

Dengan layanan profesional, lokasi strategis, serta fleksibilitas kebutuhan acara, Atria Hotel Malang semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi unggulan untuk penyelenggaraan event korporasi, sosial, hingga perayaan istimewa di Kota Malang.

Untuk informasi lebih lanjut dan reservasi, silakan menghubungi WhatsApp +62 812-2016-0853 atau kunjungi Instagram @atriahotelmalang dan Website parador-hotels.com (adv)